Lihat ku disini
Kau buat ku menangis
Tak ingin menyerah
Tapi tak menyerah
Mencoba lupakan
Tapi ku bertahan
Reff:
Kau terindah kan selalu terindah
Aku bisa apa 'tuk memilikimu
Kau terindah 'kan selalu terindah
Harus bagaimana ku mengungkapkannya
Kau pemilik hatiku
Mungkin lewat mimpi
Ku bisa 'tuk memberi
Ku ingin bahagia
Tapi tak bahagia
Ku ingin dicinta
Tapi tak dicinta
BFA :*
Minggu, 19 Juni 2011
CINTA DAN SAHABAT
Cinta dan sahabat, dua hal yang tak mudah ntuk dimengerti. Kadang bisa sangat berarti, namun dalam hal itu bisa membuat luka teramat perih. Aku adalah orang yang berada di tengah-tengah cinta dan sahabat itu. Kini, aku yang begitu merindukan hadirnya seorang kekasih, dalam hangatnya persahabatanku dengan Sisil yang lebih muda satu tingkat dariku.
Tiga minggu di awal semester satu...aku duduk di bangku kelas XII, seabrek kegiatan pun kulalui tanpa kuharus memikirkan cinta menurutku itu hanya membuatku lelah.
Namun, pertemuan itu membuatku melupakan suatu hal, aku yang larut dalam perasaanku terhadap Alan. Aku terlalu bodoh karena terlalu jatuh hati pada orang yang salah, jatuh hati pada orang yang tak pernah menyimpan cinta padaku. Aku tak begitu saja menyalahkannya! Dia tak patut untuk disalahkan, dia hanya korban dari cintaku dan dia terlalu baik mau mengerti akan cintaku padanya.
Dan terlalu naif bila kini aku harus menyesal karena mengenalnya. Karena dia aku dapat merasakan hal terindah, walaupun hanya sekejap. Aku terlalu naif hingga aku pun tidak menyadari Sisil merasakan juga perih yang kurasa. Sisil sahabatku orang yang kupercaya seutuhnya, orang yang selalu berusaha ada untukku. Kini, telah terluka karena keegoisanku.
Seharusnya aku tak pernah hadir di antara Alan dan Sisil. Bila akhirnya luka ini yang kurasa.
Andai saja kusadari dari awal, andai saja ku lebih mengerti mereka, andai saja aku tidak jatuh hati pada Alan, Alan dan Alan. Orang yang kucintai dan selalu ada dalam hatiku walau hati ini terasa perih, kudapat mengerti tak ada gunanya kubertahan di sisimu, karena ternyata kau lebih menginginkan Sisil mengisi hari-harimu. Aku di sini yang begitu tulus mencintaimu dan aku yang selalu berusaha ntuk mengerti dirimu kan selalu menanti dan menata hati lagi hingga bayanganmu pergi hingga tak ada lagi luka kurasa, hingga tak ada lagi kecewa yang terasa.
Aku di sini kan selalu berusaha tegar menjalani hari-hariku, aku kan selalu berusaha tersenyum agar kau bisa bahagia bersama Sisil sahabatku. Walaupun dia telah merebutmu, kisahku dan dia dulu takkan pernah kulupa, dia tetap sahabatku, percayalah dengan sisa kesedihanku ini.
Kumasih dapat bertahan hingga kelak kau mengerti bahwa aku memang mencintaimu. Aku memang menyayangi, tapi aku tak rela tersakiti olehmu saat ini, esok dan sampai kapanpun.
Pertemuan itu berawal dari perkenalanku dengan Alan, seorang cowok yang aku kenal dari temanku, Marcell. Perkenalan yang terbilang singkat juga, aku mulai merasakan getaran cinta itu. Rasa itu mulai menerangi kembali tahta hatiku yang telah lama ditinggal pergi oleh seseorang yang pernah begitu berarti dalam hidupku dulu. Yang sampai saat ini pun aku belum bisa melupakannya.
Alan yang telah hadir untuk mengisi hari-hariku pun membuatku terlelap akan rasa bahagia itu, hingga akupun tak pernah menyadari ternyata semua kebahagiaan itu palsu. Alan orang yang kucintai dengan tulus ternyata datang hanya untuk menyakiti dan menorehkan luka. Luka yang teramat dalam di hatiku. Pertemuan itu juga yang telah menghancurkan semuanya. Hidupku yang begitu indah yang begitu berwarna menjadi hancur akan hadirnya!
Malam itu aku dan Alan sepakat untuk memadu kasih, merajut asa dan menggapai cita berdua. Aku belum pernah merasakan sebahagia ini, aku begitu merasa begitu beruntung bisa dicintai oleh orang yang kucintai. Hari-hari bahagia pun mulai kami lalui. Alan begitu indah di mataku yang membuatku lupa akan segalanya, bila bersamanya. Itu juga yang membuatku merelakan tahta hatiku dipenuhi oleh cintanya, namun lagi-lagi kenyataan tak selalu berjalan sesuai dengan yang kuharapkan.
Minggu pertama hubungan cintaku bersama Alan mulai goyah, Alan mulai berubah dan tidak lagi Alan yang selalu tersenyum untukku. Alan tidak juga bersifat manis padaku, setiap tutur katanya yang menyejukkan hatiku kini terasa mengiris-iris hatiku. Apa yang telah kulakukan padanya hingga dia begitu tega padaku, aku begitu percaya padanya hingga aku pun terluka olehnya.
Hubungan ini berakhir begitu saja, pertemuan singkat itu menjadi menyakitkan. Sahabat pun menjadi pelarian sedih dan kecewa, tapi sahabatku tega mengkhianatiku. Dia yang ternyata merebut Alan dariku, dia merenggut semua kebahagiaanku . Persahabatan yang telah bertahun-tahun kubina bersamanya pun menjadi tak berarti. Aku lelah dengan semua ini hingga aku sempat memutuskan tali persahabatan itu, egoiskah aku?
Aku hanya belum bisa berpikir jernh saat itu, aku merasa semakin tolol, seharusnya kubisa merelakan Alan dan Sisil untuk bersama. Karena mungkin kebahagiaan Alan hanya ada pada Sisil! Aku belum siap kehilangan kebahagiaan itu, aku masih ingin disayangi walau semua itu hanya kebohongan. Aku tak mau merasakan sakit hati ini lagi. Akankah sakit ini akan terganti saat ku melihat kebahagiaan orang yang kucintai dan Sisil sahabatku.
Kini dalam setiap hari-hari sepiku, dalam kesendirianku, aku hanya bisa berharap aku kan memiliki kekasihku lagi, memiliki dia yang telah pergi, karena aku kan selalu mencintainya. Aku kan selalu mengenangnya di dalam hatiku,karena dia telah datang dan pergi dengan menghiasi setiap sudut didalam hatiku dengan cintanya yang sesaat, dan Sisil sahabatku buatlah cintaku bahagia karena kalian begitu berarti untukku...***
--------------------------
Cerpen Cinta dan Sahabat Karya Putri Yuliani, kelas XII . Baca Cerpen Cinta dan Baca Juga Cerpen Persahabatan.
Tiga minggu di awal semester satu...aku duduk di bangku kelas XII, seabrek kegiatan pun kulalui tanpa kuharus memikirkan cinta menurutku itu hanya membuatku lelah.
Namun, pertemuan itu membuatku melupakan suatu hal, aku yang larut dalam perasaanku terhadap Alan. Aku terlalu bodoh karena terlalu jatuh hati pada orang yang salah, jatuh hati pada orang yang tak pernah menyimpan cinta padaku. Aku tak begitu saja menyalahkannya! Dia tak patut untuk disalahkan, dia hanya korban dari cintaku dan dia terlalu baik mau mengerti akan cintaku padanya.
Dan terlalu naif bila kini aku harus menyesal karena mengenalnya. Karena dia aku dapat merasakan hal terindah, walaupun hanya sekejap. Aku terlalu naif hingga aku pun tidak menyadari Sisil merasakan juga perih yang kurasa. Sisil sahabatku orang yang kupercaya seutuhnya, orang yang selalu berusaha ada untukku. Kini, telah terluka karena keegoisanku.
Seharusnya aku tak pernah hadir di antara Alan dan Sisil. Bila akhirnya luka ini yang kurasa.
Andai saja kusadari dari awal, andai saja ku lebih mengerti mereka, andai saja aku tidak jatuh hati pada Alan, Alan dan Alan. Orang yang kucintai dan selalu ada dalam hatiku walau hati ini terasa perih, kudapat mengerti tak ada gunanya kubertahan di sisimu, karena ternyata kau lebih menginginkan Sisil mengisi hari-harimu. Aku di sini yang begitu tulus mencintaimu dan aku yang selalu berusaha ntuk mengerti dirimu kan selalu menanti dan menata hati lagi hingga bayanganmu pergi hingga tak ada lagi luka kurasa, hingga tak ada lagi kecewa yang terasa.
Aku di sini kan selalu berusaha tegar menjalani hari-hariku, aku kan selalu berusaha tersenyum agar kau bisa bahagia bersama Sisil sahabatku. Walaupun dia telah merebutmu, kisahku dan dia dulu takkan pernah kulupa, dia tetap sahabatku, percayalah dengan sisa kesedihanku ini.
Kumasih dapat bertahan hingga kelak kau mengerti bahwa aku memang mencintaimu. Aku memang menyayangi, tapi aku tak rela tersakiti olehmu saat ini, esok dan sampai kapanpun.
Pertemuan itu berawal dari perkenalanku dengan Alan, seorang cowok yang aku kenal dari temanku, Marcell. Perkenalan yang terbilang singkat juga, aku mulai merasakan getaran cinta itu. Rasa itu mulai menerangi kembali tahta hatiku yang telah lama ditinggal pergi oleh seseorang yang pernah begitu berarti dalam hidupku dulu. Yang sampai saat ini pun aku belum bisa melupakannya.
Alan yang telah hadir untuk mengisi hari-hariku pun membuatku terlelap akan rasa bahagia itu, hingga akupun tak pernah menyadari ternyata semua kebahagiaan itu palsu. Alan orang yang kucintai dengan tulus ternyata datang hanya untuk menyakiti dan menorehkan luka. Luka yang teramat dalam di hatiku. Pertemuan itu juga yang telah menghancurkan semuanya. Hidupku yang begitu indah yang begitu berwarna menjadi hancur akan hadirnya!
Malam itu aku dan Alan sepakat untuk memadu kasih, merajut asa dan menggapai cita berdua. Aku belum pernah merasakan sebahagia ini, aku begitu merasa begitu beruntung bisa dicintai oleh orang yang kucintai. Hari-hari bahagia pun mulai kami lalui. Alan begitu indah di mataku yang membuatku lupa akan segalanya, bila bersamanya. Itu juga yang membuatku merelakan tahta hatiku dipenuhi oleh cintanya, namun lagi-lagi kenyataan tak selalu berjalan sesuai dengan yang kuharapkan.
Minggu pertama hubungan cintaku bersama Alan mulai goyah, Alan mulai berubah dan tidak lagi Alan yang selalu tersenyum untukku. Alan tidak juga bersifat manis padaku, setiap tutur katanya yang menyejukkan hatiku kini terasa mengiris-iris hatiku. Apa yang telah kulakukan padanya hingga dia begitu tega padaku, aku begitu percaya padanya hingga aku pun terluka olehnya.
Hubungan ini berakhir begitu saja, pertemuan singkat itu menjadi menyakitkan. Sahabat pun menjadi pelarian sedih dan kecewa, tapi sahabatku tega mengkhianatiku. Dia yang ternyata merebut Alan dariku, dia merenggut semua kebahagiaanku . Persahabatan yang telah bertahun-tahun kubina bersamanya pun menjadi tak berarti. Aku lelah dengan semua ini hingga aku sempat memutuskan tali persahabatan itu, egoiskah aku?
Aku hanya belum bisa berpikir jernh saat itu, aku merasa semakin tolol, seharusnya kubisa merelakan Alan dan Sisil untuk bersama. Karena mungkin kebahagiaan Alan hanya ada pada Sisil! Aku belum siap kehilangan kebahagiaan itu, aku masih ingin disayangi walau semua itu hanya kebohongan. Aku tak mau merasakan sakit hati ini lagi. Akankah sakit ini akan terganti saat ku melihat kebahagiaan orang yang kucintai dan Sisil sahabatku.
Kini dalam setiap hari-hari sepiku, dalam kesendirianku, aku hanya bisa berharap aku kan memiliki kekasihku lagi, memiliki dia yang telah pergi, karena aku kan selalu mencintainya. Aku kan selalu mengenangnya di dalam hatiku,karena dia telah datang dan pergi dengan menghiasi setiap sudut didalam hatiku dengan cintanya yang sesaat, dan Sisil sahabatku buatlah cintaku bahagia karena kalian begitu berarti untukku...***
--------------------------
Cerpen Cinta dan Sahabat Karya Putri Yuliani, kelas XII . Baca Cerpen Cinta dan Baca Juga Cerpen Persahabatan.
Puisi
IMPIAN
Di kala kesunyian malam ini ..
Di kala awan hitam menangis ..
Akankah semua impian itu tercapai ?
Ataukah hanya bayang semu ?
Lihatlah rembulan menertawakanku ..
Lihatlah bintang-bintang merendahkanku ..
Lalu, petir menghampirinya ..
Dengan cahaya kilat yang marah, seakan dia membela ku ..
Ya, hanya kilat lah yang mau membela ku ..
Kilat yang bukan sahabatku ..
Rembulan, bintang-bintang adalah sahabatku ..
Tapi apa ???
Mereka hanya menertawakanku, di kala aku gagal ..
Gagal untuk meraih pelangi ..
Minggu, 27 Maret 2011
ARTIKEL
Lebih Penting Mana Bahasa Nasional atau Bahasa Daerah ?
Oleh : Yeni P*
Bahasa Nasional kita yaitu bahasa Indonesia. Tetapi, Indonesia mempunyai berbagai macam bahasa daerah, seperti : bahasa sunda, bahasa batak, bahasa jawa, bahasa melayu, dan sebagainya. Sehubungan saya berasal dari daerah Jawa Barat tentu saja saya menggunakan bahasa sunda sebagai bahasa daerah saya. Anda mungkin bukan berasal dari daerah Jawa Barat, tetapi disini yang menjadi permasalahan adalah, “lebih penting mana, Bahasa Nasional atau Bahasa Daerah ?”.
Saya selalu bingung ketika pelajaran bahasa Indonesia dan bahasa daerah (sunda). Ketika pelajaran bahasa Indonesia saya dituntut untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan baik didalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan, ketika pelajaran bahasa daerah (sunda) saya juga dituntut untuk menggunakan bahasa daerah didalam kehidupan sehari-hari. Karena bahasa daerah itu adalah bahasa ibu yang harus dilestarikan. Dalam pikiran saya, bahasa Indonesia dan bahasa daerah harus sama-sama dilestarikan. Mungkin anda juga akan berpikiran sama dengan saya. Dengan demikian, saya akan memperjelas pentingnya antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah.
Bahasa daerah adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang harus kita jaga. Bahasa daerah adalah bahasa ibu yang harus kita lestarikan. Bahasa daerah adalah ciri khas dari masing-masing daerah yang ada di Indonesia. Pada zaman globalisasi ini, bahasa daerah kurang diminati oleh khalayak umum, terutama dikalangan remaja. Remaja di Indonesia sering tidak PD (percaya diri) dan malu saat menggunakan bahasa daerahnya masing-masing. Bagi mereka bahasa daerah itu kampungan. Padahal bahasa daerah itu sangat penting kita lestarikan, karena bahasa daerah merupakan identitas dari bangsa Indonesia. Apabila bahasa daerah tidak kita lestarikan, maka bangsa Indonesia akan kehilangan identitasnya.
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi RI (Republik Indonesia) dan bahasa Persatuan Bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Tepatnya, sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Hingga saat ini, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan, maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing. Sebagai lambang kebanggan Nasional, bahasa Indonesia memancarkan nilai-nilai sosial budaya luhur bangsa Indonesia. Dengan keluhuran nilai yang dicerminkan bangsa Indonesia, kita harus bangga dengan bahasa Indonesia, kita harus menjunjung bahasa Indonesia; dan kita harus mempertahankan bahasa Indonesia.Sebagai realisasi kebanggaan kita terhadap bahasa Indonesia, kita harus memakainya tanpa ada rasa rendah diri, malu, dan acuh tak acuh. Kita harus bangga memakainya dengan memelihara dan mengembangkannya. Sebagai lambang identitas Nasional, bahasa Indonesia merupakan lambang bangsa Indonesia. Ini berarti, dengan bahasa Indonesia akan dapat diketahui siapa kita, yaitu sifat, dan watak kita sebagai bangsa Indonesia.
Bahasa daerah perlu kita lestarikan, karena bahasa daerah merupakan identitas dari bangsa Indonesia yang memiliki berbagai macam bahasa daerah. Apabila bahasa daerah tidak kita lestarikan, maka hilanglah identitas bangsa Indonesia. Dengan bahasa Indonesia juga, bangsa Indonesia merasa aman dan serasi hidupnya, sebab mereka tidak merasa bersaing dan tidak merasa lagi dijajah oleh masyarakat suku lain.Apalagi dengan adanya kenyataan bahwa dengan menggunakan bahasa Indonesia, identitas suku dan nilai-nilai sosial budaya daerah masih tercermin dalam bahasa daerah masing-masing. Kedudukan dan fungsi bahasa daerah masih tegar dan tidak bergoyah sedikit pun. Bahkan, bahasa daerah diharapkan dapat memperkaya khazanah bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia sangat penting untuk dipelajari, karena bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan seperti yang tertera pada “Sumpah Pemuda” pada tanggal 28 Oktober, yang salah satu isinya adalah “Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan”. Hal ini berarti bahasa Indonesia mempersatukan bahasa dari seluruh daerah di Indonesia yang terdiri dari berbagai macam bahasadaerah yang berbeda-beda. Dengan mempelajari bahasa Indonesia maka kita akan dapat dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain walaupun dari berbagai daerah yang berbeda-beda.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa bahasa Indonesia dan bahasa daerah mempunyai peran yang sangat penting. Keduanya saling berhubungan satu sama lain, karena bahasa Indonesia lahir karena adanya bahasa daerah agar dapat mempersatukan bangsa Indonesia yang kaya akan bahasa daerah. Apabila tidak ada bahasa Indonesia, kita tidak dapat berkomunikasi dengan masyarakat yang lainnya yang berbeda suku dengan kita.
Kamis, 06 Januari 2011
Puisi
Puisi Untuk Guruku
Kata-kata indah ini ku alunkan
Walau tak seindah bait pujangga
Kepada engkau ku persembahkan
Puisi yang penuh makna
Emploimen yang membanggakan
Memberantas kebodohan
Memperjuangkan edukasi
Di muka Negeri ini
Guru adalah pahlawan
Kau mampu buatku bangga
Senyuman yang engkau lontarkan
Semakin membuatku takjub
Terimakasih guruku
Jasamu kan ku kenang selalu
Minggu, 02 Januari 2011
Artikel
Mereka Bisa, Anda Pun Pasti Bisa
Oleh : Yeni P
Mungkin ada diantara anda yang kurang PD (Percaya Diri) dengan kekurangannya ? Atau mungkin anda ingin sukses, tetapi tak ada usaha dari anda ? Jangan harap anda dapat sukses tanpa adanya usaha dan terhambat dengan yang namanya kurang PD. Ini solusi untuk anda memecahkan masalah ini.
Anda pernah dengar dengan yang namanya Lena Maria Klingvall ? Ya, dia adalah seorang gadis penyandang cacat asal Swedia. Dia dilahirkan tanpa tangan, dan hanya mempunyai satu kaki. Gadis kelahiran tahun 1968 ini memiliki sejumlah prestasi yang luar biasa, walaupun dengan kekurangan yang dia miliki. Pada umurnya yang ke-18, ia menjuarai kejuaraan renang Nasional di Swedia, meraih 3 medali emas. Berlanjut pada PARALYMPIC GAMES di Seoul 1988, ia memperoleh medali emas lagi. Selain itu, Lena Maria juga telah mengadakan konser dan tour diberbagai Negara seperti ; Amerika, Rusia, Jepang, Malaysia, Singapura, dan masih banyak negara-negara lain yang disinggahinya.
Tidak hanya itu, kita lihat saja artis-artis Indonesia. Seperti Ucok Baba, Adul, dan Prety Asmara. Mereka memiliki postur tubuh yang tak biasanya dimiliki oleh orang-orang normal lainnya. Ucok Baba dan Adul memiliki postur tubuh yang kecil yang tak sesuai dengan umurnya. Sedangkan Prety Asmara memiliki postur tubuh yang besar. Tetapi dengan penuh perjuangan, usaha, dan dengan rasa percaya dirinya itulah mereka bisa sukses di dunia entertainment.
Sungguh Allah Maha Agung, menciptakan manusia yang memiliki kekurangan tetapi juga kelebihan yang luar biasa.
Sedikit bercerita saja tentang saya.
Sebenarnya saya juga memiliki postur tubuh yang besar. Awalnya saya sangat tidak percaya diri dengan postur tubuh yang saya miliki. Saya sangat terpuruk dengan rasa kurang percaya diri saya. Lalu, saya berpikir bahwa saya harus berubah dan tak boleh terus-menerus menyesali kekurangan yang saya miliki. Dari SD saya dilatih oleh Ibuku untuk berani Public Speaking (berbicara di depan umum). Ibuku selalu menyuruh saya untuk jadi MC/Pembawa Acara, kebetulan Ibu saya seorang guru SD. Jadi, setiap ada acara di Sekolah, saya selalu saja kebagian menjadi petugas acara. Entah itu menjadi pembawa acara, membacakan shalawat, berpidato, ataupun yang lainnya. Saya juga selalu mengikuti perlombaan, seperti lomba pidato, cerdas cermat, kaligrafi, hafalan juz’amma, dll. Ya, walaupun hanya di tingkat rendahan. Tetapi bagi saya itu menjadi kebanggan tersendiri.
Pada saat SMP, saya tidak begitu aktif. Tetapi semenjak memasuki dunia putih-abu, saya mencoba untuk aktif kembali. Baik itu dalam organisasi Sekolah, ekstrakulikuler yang saya ikuti, maupun dalam pelajaran. Itu semua latihan untuk saya agar lebih menjadi percaya diri lagi. Karena denganmemulai dari bawah, latihan, latihan, latihan, dan berdo’a kepada Allah, InsyaAllah akan membuat seseorang itu sukses. Yakinkanlah hati anda untuk percaya diri. Jangan pernah takut untuk melakukan atau mengikuti suatu kegiatan yang positif. Selalu berpandangan ke depan, jangan sekali-kalinya anda menundukkan kepala dalam suatu masalah. Ingat, di luaran sana masih banyak yang kurang beruntung. Jadi, selalu syukuri apa yang telah diberikan oleh Allah kepada kita.
Kalau anda ingin sukses anda harus banyak berusaha, berdo’a, dan harus percaya diri. Dengan percaya diri, anda tidak perlu menjadi orang lain, mengikuti gaya orang lain, jadilah diri sendiri. Karena anda dengan orang lain itu berbeda. Pokoknya anda harus percaya diri untuk menggapai kesuksesan anda. Kesuksesan itu berada di tangan anda sendiri. Jangan cemberut lagi dengan kekurangan anda. Toh mereka bisa, anda pun pasti bisa.....!!!!!
DON’T GIVE UP.......!!!!!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)